“Salah satu hal yang harus saya ubah total setelah pindah ke sini adalah cara saya berpakaian. Apa yang biasa saya pakai di Spanyol ternyata tidak cocok dengan iklim di Indonesia. Yang saya butuhkan sekarang adalah pakaian yang nyaman, breathable, versatile, dan tetap terlihat presentable. Dan jujur saja, mencari yang bisa memenuhi keempatnya sekaligus itu bukan hal yang mudah,” ujar Hector.
Dari proses adaptasi itu, ia menemukan satu jawaban sederhana: T-shirt.
Menemani Jam-Jam Panjang di Lapangan
Sebagian besar waktunya dihabiskan di lapangan. Saat latihan berlangsung, Hector tak pernah benar-benar diam. Ia mengamati permainan, memberikan instruksi, berdiskusi dengan staf pelatih, hingga berinteraksi dengan para pemain.
Aktivitas yang berlangsung berjam-jam tersebut membuat kenyamanan menjadi faktor penting.
T-shirt menjadi pilihan yang menurutnya paling masuk akal. Ringan dikenakan, tidak membatasi gerak, dan mampu mendukung ritme aktivitas yang padat tanpa menjadi gangguan.
Bagi Hector, pakaian yang tepat justru membuatnya tidak perlu memikirkan pakaian itu sendiri.
Tetap Sama di Hari Pertandingan
Ketika pertandingan dimulai, tensi meningkat berkali-kali lipat. Di tepi lapangan, Hector harus terus bergerak, membaca situasi, memberikan instruksi, sekaligus mengambil keputusan penting dalam hitungan detik.
Menariknya, ia tetap mengandalkan pilihan yang sama.
Menurutnya, pakaian yang nyaman saat latihan juga harus mampu mendampinginya dalam momen-momen penuh tekanan. Kesederhanaan justru menjadi kekuatannya.


