JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Komunitas seni Keluarga Ayo Menggambar Sekar Nusa kembali menghadirkan ruang kreatif bagi masyarakat lintas usia lewat pameran karya seni dan pentas tari yang digelar di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, pada 17–22 November 2025. Pameran ini menjadi penutup program pendampingan Sekar Nusa yang selama bertahun-tahun konsisten membina kreativitas warga Jakarta dan Brebes.
Ketua Pengawas Koperasi sekaligus pembina Sekar Nusa, Arie Hastuari, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hasil proses panjang komunitas dalam membuka akses belajar seni bagi semua kalangan.
“Ini adalah pameran karya komunitas Keluarga Ayo Menggambar Sekar Nusa. Di Jakarta kami sudah masuk batch ketiga, artinya tiga tahun kami rutin mendampingi anak-anak maupun orang dewasa setiap bulan,” ujarnya pada wartawan TerminalNews.co,Minggu(17/11)
Peserta Berusia 6 sampai 60 Tahun, Termasuk Petani di Brebes
Satu hal yang membuat Sekar Nusa unik adalah keberagaman pesertanya. Rentang usia mereka luas—mulai anak berusia 6 tahun hingga peserta lansia. Bahkan ibu rumah tangga dan petani di Brebes aktif ikut belajar menggambar.
Arire mengisahkan salah satu momen yang membekas.
“Ada ibu petani yang awalnya tidak tahu kalau dia bisa menggambar. Karena kami datang dua minggu sekali, mereka jadi sangat semangat. Kadang mereka tidak mau pulang karena penasaran dan senang,” katanya.
Pendampingan di Brebes berlangsung selama setahun penuh. Perjalanan yang jauh tidak menyurutkan semangat tim maupun peserta.


