“Itu jelas bohong. Selama Januari ini saya dua menghadiri kegiatan Pelti di Jakarta. Kegiatan konsolidasi nasional pada 10 Januari dihadiri 27 Pengprov dari seluruh Indonesia. Pada 18-20 Januari menghadiri Rakernas yang dihadiri 28 Pengprov. Bagaimana mungkin forum itu mengklaim dihadiri 23 Pengprov?” tegas Fuadi.
Fuadi menegaskan, dalam dua kegiatan tersebut, seluruh Pengprov Pelti yang hadir menyatakan dukungan penuh kepada kepemimpinan Nurdin Halid. Ditambahkan, semua Pengprov Pelti yang hadir menolak tegas wacana Munaslub. Selain kebohongan publik tentang 23 Pengprov yang mendukung Munaslub, Fuadi juga menilai kepemimpinan Nurdin Halid selama 6 bulan ini berjalan baik dan produktif.
“Tidak ada alasan menggelar Munaslub. Dan, kami semua konsisten mendukung Nurdin Halid. Lihat saja jumlahnya, dari 26 dalam acara konsolidasi menjadi 27 di acara Rakernas,” ujar Fuadi.
Sangkot Sirait, Ketua Pelti Sumatera Utara, menegaskan Pelti Sumatera Utara telah menyatakan sikap yang jelas dan lugas menolak setiap upaya Munaslub karena tidak masuk akal dan tidak obyektif.
“Kami dari Sumatera Utara telah dua kali menghadiri konsolidasi nasional dan Rakernas PELTI selama bulan Januari 2025. Dalam dua kegiatan itu, saya menyatakan dengan tegas dukungan Pengprov Pelti Sumatera Utara kepada Ketua Umum Pelti Nurdin Halid,” ujar Sangkot.
Menurut Sangkot, Pelti di bawah komando Nurdin Halid telah melakukan banyak hal selama 6 bulan. Konsolidasi organisasi berjalan baik, sejumlah program terkait turnamen dan tim nasional tenis seperti Piala Davis dan SEA Games berjalan sesuai jadwal.


