“Pada poin-poin akhir kami bermain lebih nekat. Lawan mulai mengejar dan saat poin-poin kritis kami mencoba untuk tetap fokus dan berupaya lebih menyerang,” kata Fadia.
Dengan hasil ini, Lanny/Fadia akan berhadapan dengan pemenang laga antara pasangan Chinese Taipei, Sung Shuo Yun/Yu Chien Hui dan wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di babak 16 besar.
Menghadapi tantangan berikutnya, pasangan pelatnas tersebut bertekad tampil lebih solid dan meminimalisasi kesalahan sendiri.
“Menghadapi babak berikutnya kami mencoba untuk mengurangi kesalahan sendiri. Laga berikutnya pasti tidak mudah dan kami harus terus menjaga fokus dan juga komunikasi,” ungkap Lanny.
Meski Lanny/Fadia berhasil melaju, hasil berbeda dialami pasangan Indonesia lainnya, Arlya Nabila Thesa Munggaran/Az Zahra Ditya Ramadhani.
Pasangan peringkat 55 dunia itu harus angkat koper lebih awal setelah takluk dari pasangan Hong Kong, Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam, dengan skor 11-21, 22-24.
Arlya/Az Zahra gagal menemukan ritme permainan mereka sejak awal laga. Meski sempat memberikan perlawanan ketat di gim kedua dan hampir memaksakan rubber game, upaya mereka belum cukup untuk meraih kemenangan.
Dengan hasil ini, sejauh ini Indonesia telah menempatkan empat pasangan ganda putri di babak 16 besar Indonesia Open 2025. Selain Lanny/Fadia, tiga pasangan lainnya yang sudah memastikan tiket ke babak selanjutnya adalah Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, dan Siti Sarah Azzahra/Agnia Sri Rahayu.


