
Namun, harapan tersebut kini sirna. Mereka menyebut retorika dan kemunduran perlindungan hak asasi manusia di AS menimbulkan kecemasan mendalam, terutama bagi komunitas transgender, lesbian maskulin, dan penggemar queer secara umum yang dinilai berisiko menjadi sasaran diskriminasi maupun kekerasan.
Three Lions Pride juga mengkritik kebijakan penjualan tiket Piala Dunia 2026 yang dinilai tidak ramah bagi penyandang disabilitas. Menurut mereka, kebijakan tersebut secara efektif mengecualikan penggemar yang membutuhkan bantuan atau akses khusus.
“Atas dasar berbagai persoalan ini, Three Lions Pride tidak akan memiliki kehadiran yang terlihat di Piala Dunia Pria 2026,” tutur mereka.
Kelompok tersebut menyatakan tidak dapat menjamin keselamatan dan keamanan anggotanya, serta menolak “keputusan memalukan FIFA terkait tiket dan keselamatan” dengan tidak hadir sebagai bentuk protes.
“Setiap hari, Presiden FIFA Gianni Infantino seharusnya merasa malu,” tutup pernyataan itu.


