Keunggulan Diklat ISA semakin mantap setelah Destha Aditya (10) turut mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut menjadi penentu dalam pertandingan yang berlangsung dengan tempo tinggi dan tensi kompetitif.
Hingga peluit akhir dibunyikan, Diklat ISA berhasil mempertahankan keunggulan dan menutup laga dengan kemenangan tipis 4-3 atas Satria Sanggeni.
Pelatih sekaligus pemilik Diklat ISA, Zuchli Imran Putra, SH, mengaku belum sepenuhnya puas dengan performa anak asuhnya meski berhasil meraih tiga poin.
“Sebenarnya kami agak kurang puas dengan pertandingan ini. Dari awal babak pertama sampai babak kedua, permainan kami belum sesuai harapan. Memang kami punya banyak peluang dan serangan juga cukup bagus, tetapi masih ada beberapa masalah yang harus dibenahi,” ujar Zuchli.
Menurut dia, para pemain masih terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan di lapangan. Selain itu, adaptasi terhadap kondisi lapangan sintetis menjadi tantangan tersendiri.
“Rumput di sini lebih pendek sehingga terasa lebih licin dan laju bola menjadi lebih cepat. Kadang itu tidak sesuai dengan prediksi pemain saat membawa atau mengoper bola. Ke depan kami harus lebih disiplin dan memperbaiki kekurangan yang terlihat hari ini,” katanya.
Zuchli juga menyoroti ukuran lapangan yang lebih kecil dibandingkan yang biasa digunakan timnya. Ia menilai situasi tersebut menjadi pengalaman penting bagi para pemain muda untuk meningkatkan kemampuan adaptasi.
Selain faktor teknis, ia menegaskan bahwa aspek mental juga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.


