Adapun aplikasi Wasphim lebih berfungsi untuk melakukan verifikasi terhadap proposal yang diajukan oleh pihak ketiga. Hal ini berguna untuk membatasi dan memberikan jarak antara pihak ketiga dengan Kemepora agar tidak terjadi interaksi secara langsung sehingga menjadi lebih objektif.

Sementara dari Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan menyampaikan ucapan terima kasih atas respon positif dari Menpora Dito dan dari jajaran Kemenpora atas berbagai usaha pencegahan korupsi bahkan sudah memulai dengan membuat aplikasi yang tinggal disempurnakan.
“Terima kasih karena respon sangat positif, kita ingin segera dari Kemenpora meningkat transparansinya, dan untuk aplikasi yang ada tinggal disempurnakan agar publik dapat mengetahui dan turut memantau,” katanya.


