Serangan Balasan dan Kerugian
Israel menyatakan bahwa serangan terhadap para pemimpin militer, ilmuwan nuklir, dan fasilitas peluncuran misil Iran bertujuan untuk mencegah kehancuran Israel yang disebut-sebut sebagai misi Iran. Sebagai respons, Iran telah meluncurkan lebih dari 470 misil balistik dan sekitar 1.000 drone ke wilayah Israel.
Serangan tersebut menyebabkan 24 warga Israel tewas dan ribuan lainnya terluka. Beberapa misil menghantam gedung apartemen dan rumah sakit, menimbulkan kerusakan parah.
Di antara korban serangan Israel pada fase awal perang adalah komandan Garda Revolusi Iran, angkatan bersenjata, serta unit komando darurat militer. Pada Sabtu, militer Israel (IDF) juga mengklaim telah menewaskan kepala Divisi Palestina IRGC, arsitek serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 lalu.
Persatuan Internal di Tengah Perang
Meski mengalami kerugian besar, serangan Israel justru memperkuat solidaritas internal Iran. Politikus reformis Mohammad Ali Abtahi mengatakan kepada NYT bahwa agresi Israel menyatukan berbagai faksi di Iran yang sebelumnya terpecah.
“Perang ini justru melembutkan perpecahan di antara kami dan dengan rakyat,” ujarnya dalam wawancara dari Teheran.


