Ramzi Tegaskan: “Kental Manis Bukan Susu” — Muslimat NU Gencarkan Edukasi Gizi di Cianjur

Dalam pelatihan tersebut, para kader Muslimat NU dibekali pengetahuan tentang gizi anak, kesehatan keluarga, dan edukasi bahaya kental manis untuk balita. Mereka juga mengikuti kunjungan lapangan guna berdialog langsung dengan masyarakat dan melihat kondisi gizi balita di wilayah prioritas.

“Kandungan gula pada kental manis sangat tinggi dan tidak cocok untuk balita, apalagi sebagai pengganti susu. Ibu-ibu harus paham bahwa pencegahan stunting dimulai dari asupan yang tepat sejak dini,” jelas Erna.

Kolaborasi untuk Generasi Sehat Cianjur

Kegiatan ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dalam memperkuat gerakan pencegahan stunting. Melalui program Ibu Asuh Anak Terindikasi Stunting, Muslimat NU berupaya menghadirkan solusi nyata dari tingkat keluarga.

Baca Juga :   Layanan MRT Jakarta Terganggu Akibat Pohon Tumbang, Pemprov DKI Sampaikan Permohonan Maaf

Dengan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat Cianjur semakin sadar bahwa pemenuhan gizi seimbang dan lingkungan sehat dimulai dari rumah — demi melahirkan generasi yang lebih kuat dan sehat di masa depan.◾️Foto : Istimewa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

AKSI INKLUSI: Membuka Jalan Menuju Dunia Kerja yang Setara bagi Penyandang Disabilitas

BRKASI,TERMINALNEWS.CO — Kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan...

Dominasi UMS di Lapangan PSF Pancoran, Awali Perjalanan Liga Soeratin U-15 dengan Kemenangan Telak

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Kompetisi Liga Soeratin U-15 yang digelar Radiobola...

Dari Rotterdam ke BIFAN, “The Hole” Buktikan Horor Sejarah Indonesia Mampu Mengguncang Dunia

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Tidak semua luka sejarah bisa diceritakan lewat...

Menjaring Pemimpin Masa Depan, Kemenag Gelar Seleksi Terbuka untuk Jabatan Strategis

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Kementerian Agama kembali membuka ruang kompetisi bagi...