MILAN, TERMINALNEWS.CO – Ronald Araujo akhirnya angkat bicara setelah sejumlah fans Barcelona menyerukan agar dirinya dijual, menyusul kekalahan dramatis dari Inter Milan di semifinal Liga Champions.
Barcelona harus tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 6-7 dalam dua leg melawan Inter Milan. Laga yang penuh ketegangan itu menyisakan kekecewaan mendalam bagi para pendukung Blaugrana, terutama atas penampilan Araujo yang dinilai tampil buruk.
Bek asal Uruguay itu menjadi sorotan negatif karena dianggap bertanggung jawab atas dua gol penting Inter Milan di leg kedua.
Araujo baru masuk di menit ke-76 menggantikan Inigo Martinez, namun gagal menjaga Francesco Acerbi yang mencetak gol penyeimbang.
Ia juga dinilai lalai saat Marcus Thuram sukses memutar tubuh dan mengawali serangan yang berujung pada gol kemenangan Davide Frattesi.

Akibat blunder tersebut, sejumlah suporter bahkan menuntut agar Araujo dijual pada bursa transfer mendatang. Meski begitu, Araujo tetap tenang dan memberikan penjelasan usai pertandingan.
Berbicara kepada stasiun radio Catalan RAC1, dikutip dari Barca Blaugranes, Araujo mengatakan:
“Pada gol keempat, saya berada di depan, dan itu hanya keberuntungan striker yang menempatkan bola dengan sempurna di pojok gawang. Untuk gol ketiga, saya biasanya kuat dalam duel satu lawan satu dan seharusnya bisa bertahan lebih baik,” ujarnya.
“Tapi inilah sepak bola. Jika bertahan dengan baik, Anda bisa mencegah gol-gol seperti itu. Kita harus tetap menegakkan kepala dan terus maju.”
Meski berstatus sebagai wakil kapten Barcelona dan sebelumnya menjadi andalan di lini belakang, posisi Araujo tampak mulai tergeser usai pulih dari cedera hamstring yang membuatnya absen selama 147 hari.
Sejak kembali merumput, Araujo memang sempat dipercaya tampil di beberapa laga La Liga, namun hanya duduk di bangku cadangan dalam dua leg kontra Inter Milan dan juga final Copa del Rey melawan Real Madrid.
Hingga musim ini, Araujo telah mencatatkan 23 penampilan bersama Barcelona dengan rata-rata bermain selama 62 menit per laga.


