Sementara itu, Angelica Jennifer Candra menilai kemenangan atas Makau menjadi salah satu performa terbaik tim sejauh ini. Meski demikian, ia menekankan pentingnya evaluasi untuk menghadapi laga berikutnya yang dipastikan lebih berat.
“Kami fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Melawan Makau adalah salah satu permainan terbaik kami, tetapi evaluasi tetap menjadi prioritas,” katanya.
Hal senada disampaikan oleh Diva Intan Nur Fadillah yang menyoroti aspek pertahanan sebagai fokus utama perbaikan tim. Ia berharap tim dapat tampil lebih solid saat memasuki fase gugur.
“Kami masih perlu meningkatkan pertahanan dan menjaga fokus menghadapi lawan selanjutnya,” ujar Diva.
Keberhasilan lolos ke babak 16 besar menjadi langkah penting bagi Timnas Basket 3×3 Putri Indonesia dalam upaya bersaing di level Asia. Dengan performa yang terus meningkat, tim diharapkan mampu melangkah lebih jauh dan mencatatkan prestasi membanggakan.
Namun, tantangan di fase gugur dipastikan lebih berat. Lawan-lawan yang akan dihadapi memiliki kualitas dan pengalaman yang tidak bisa dianggap remeh. Oleh karena itu, konsistensi permainan, kekuatan mental, serta efektivitas strategi akan menjadi faktor penentu bagi Indonesia.
Dengan modal dua kemenangan di fase grup, Timnas Basket 3×3 Putri Indonesia memiliki kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi babak selanjutnya. Dukungan dan doa masyarakat Indonesia diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi tim untuk terus melangkah dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.


