Warna Research Center kemudian mencari tahu tingkat elektabilitas kedua pasangan calon dengan jawaban responden secara terbuka dan ditanyakan secara spontan, jika pilkada digelar saat ini. Hasilnya, pasangan cagub-cawagub Rudy Mas’ud-Seno Aji unggul dengan perolehan 53,1% dan pasangan Cagub -cawagub Isran Noor-Hadi Mulyadi 30,3%, kemudian sebanyak 16,4% responden masih belum menentukan pilihan atau memilih untuk tidak menjawab.
Elektabilitas Rudy Mas’ud-Seno Aji kian unggul jauh saat responden disodori kuesioner pertanyaan tertutup terkait elektabilitas (tingkat keterpilihan) terhadap kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur.
“Pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji unggul jauh di angka 58,6% dan petahana Isran Noor-Hadi Mulyadi di angka 33,8% dan sebanyak 7,6% responden belum menentukan pilihan/belum menjawab,” ucap Hilman.
Sementara, tambahnya, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Isran Noor-Hadi Mulyadi mencapai 40,6%. Adapun tingkat keberhasilan pemerintahan petahana dinilai 38,5% dari program program yang dijanjikan saat kampanye pada pilkada lalu.
Sebanyak 77,4% responden menilai Petahana gagal menekan angka putus sekolah di Kalimantan Timur (Kaltim) yang masih tinggi. Di mana menurut pendapat responden, belasan ribu anak tidak bisa melanjutkan pendidikan karena berbagai masalah, terutama faktor ekonomi keluarga yang tidak mendukung dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk anak mereka.
“Sebanyak 70,6% responden menilai bahwa di Kalimantan Timur sarana dan prasarana pendidikan masih jauh dari ideal dimana jumlah sekolah belum merata. Tidak semua kecamatan memiliki sekolah untuk tingkat SMP dan SMA,” ujarnya.


