Sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan atas kontribusi dalam pengembangan Hapkido di Indonesia dan Asia Tenggara, Grandmaster Choi Don Oh memberikan sabuk hitam kehormatan kepada sejumlah tokoh penting.
Mereka yang menerima sabuk hitam kehormatan antara lain Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, Ketua Umum KONI DIY KGPAA Paku Alam X, serta Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Indro Kusumo.
Kejuaraan Hapkido Asia Tenggara ini menjadi salah satu tonggak penting dalam memperluas pengaruh dan pengakuan terhadap olahraga Hapkido di kawasan dan dunia internasional.
Selain menjadi ajang unjuk prestasi atlet-atlet terbaik, kegiatan ini juga memperkuat diplomasi olahraga antarnegara, khususnya di kawasan Asia dan Asia Tenggara.
Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan antarbangsa, 2nd South East Asia Hapkido Championship 2025 diharapkan menjadi titik tolak berkembangnya Hapkido sebagai cabang olahraga unggulan di kancah internasional.


