Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Raih Emas Nomor Lead di World Climbing Series Praha 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO — Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di panggung olahraga dunia. Kali ini, bukan dari nomor speed yang selama ini menjadi andalan, melainkan dari kategori lead. Atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani, sukses mencetak sejarah dengan meraih medali emas pada nomor lead dalam ajang World Climbing Series Praha 2026 yang berlangsung di Praha, Republik Ceko, Senin (8/6/2026) dini hari WIB.

Keberhasilan atlet yang akrab disapa Srondeng tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan panjat tebing Indonesia. Selama beberapa tahun terakhir, Indonesia dikenal sebagai salah satu kekuatan dunia pada nomor speed. Namun kini, prestasi di Praha membuktikan bahwa atlet Merah Putih juga mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di kategori lead yang memiliki tingkat kesulitan dan karakteristik berbeda.

Pada babak final, Srondeng tampil impresif dan menunjukkan ketenangan serta kemampuan teknik yang luar biasa. Ia berhasil mencapai skor 43 dan mengungguli para pesaingnya dari negara-negara kuat panjat tebing dunia.

Posisi kedua ditempati atlet Jepang, Neo Suzuki, yang mengumpulkan skor 39. Sementara peringkat ketiga diraih pemanjat senior Austria, Jakob Schubert, dengan skor 37.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bersejarah karena untuk pertama kalinya atlet Indonesia mampu merebut medali emas pada nomor lead di level kompetisi internasional bergengsi seperti World Climbing Series.

Baca Juga :   Timnas Futsal Putri Gelar TC di Yogyakarta, Siap Tempur di AFC Women’s Futsal Asian Cup 2025

Manajer Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia, Wahyu Pristiawan Buntoro, menyebut kemenangan Srondeng sebagai momen bersejarah bagi olahraga panjat tebing nasional.

“Srondeng membuat sejarah,” ujar Wahyu singkat setelah atlet Indonesia memastikan diri berdiri di podium tertinggi.

Pernyataan tersebut mencerminkan arti penting kemenangan yang diraih Putra Tri Ramadani. Selama ini perhatian publik lebih banyak tertuju pada atlet speed yang kerap mempersembahkan medali internasional bagi Indonesia. Namun keberhasilan di Praha menunjukkan bahwa pembinaan atlet lead mulai membuahkan hasil yang menjanjikan.

Usai pertandingan, Srondeng mengaku sangat bahagia dapat meraih medali emas pertamanya pada ajang internasional tersebut. Ia mengungkapkan bahwa jalur final yang disiapkan panitia memiliki tingkat kesulitan tinggi, terutama pada bagian atas lintasan yang menguras tenaga dan konsentrasi.

“Ini adalah final kedua saya dan emas pertama. Tentu sangat bahagia karena rute di final sangat sulit, terutama di bagian atas sampai tangan saya pump atau kelelahan mencengkeram,” ujar Srondeng dalam keterangan tertulis Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Menurutnya, pengalaman menghadapi rute yang menantang justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Atlet asal Jawa Timur tersebut juga menilai keberhasilan yang diraih merupakan hasil dari proses latihan panjang bersama tim pelatih dan dukungan seluruh elemen yang terlibat dalam pembinaan atlet nasional.

Baca Juga :   Haul Wismoyo Arismunandar, KONI Pusat Tegaskan Lanjutkan Semangat Patriot Olahraga

Prestasi Srondeng mendapat perhatian dan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan atlet Indonesia yang dinilai telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Menurut Marciano, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang tidak hanya di nomor speed, tetapi juga pada nomor lead yang selama ini didominasi negara-negara Eropa dan Asia Timur.

“Selamat atas prestasi Putra Tri Ramadani yang tampil membanggakan sehingga menjadi juara lead dan membuat sejarah bagi olahraga Indonesia,” kata Marciano.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi pemicu lahirnya prestasi-prestasi baru dari atlet panjat tebing Indonesia, khususnya pada nomor lead. Selain itu, kemenangan Srondeng diharapkan mampu menginspirasi atlet-atlet muda di berbagai daerah untuk menekuni cabang olahraga panjat tebing secara serius.

Marciano juga menaruh harapan besar agar nomor lead dapat menjadi salah satu penyumbang medali bagi Indonesia pada berbagai ajang multi-event internasional di masa mendatang.

“Semoga ini memotivasi prestasi gemilang selanjutnya dan juga para atlet panjat tebing lead di seluruh Tanah Air. Semoga pada multievent internasional, kategori lead mampu mempersembahkan medali bagi Indonesia sehingga kita mampu mewujudkan Asta Cita keempat Presiden Prabowo tentang prestasi olahraga,” ujarnya.

Baca Juga :   Neymar Menjadi Pesepakbola Termahal Dalam Sejarah Sepakbola

Lebih lanjut, Ketua Umum KONI Pusat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam pembinaan atlet panjat tebing nasional. Menurutnya, keberhasilan Srondeng tidak lepas dari kerja keras atlet, pelatih, ofisial, serta dukungan organisasi olahraga yang konsisten membangun prestasi.

Marciano secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, beserta seluruh jajaran yang terus mendorong peningkatan kualitas pembinaan atlet di berbagai kategori.

Keberhasilan Putra Tri Ramadani di Praha menjadi sinyal positif bagi masa depan panjat tebing Indonesia. Prestasi tersebut membuktikan bahwa Indonesia kini tidak hanya menjadi kekuatan dunia pada nomor speed, tetapi juga mulai diperhitungkan dalam kategori lead.

Dengan usia yang masih produktif dan pengalaman internasional yang terus bertambah, Srondeng berpeluang menjadi salah satu andalan Indonesia pada berbagai kejuaraan dunia dan multi-event internasional mendatang. Emas yang diraih di Praha pun menjadi catatan sejarah baru sekaligus membuka harapan besar bagi perkembangan panjat tebing Indonesia di level global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Royalti Sudah Dibagi, Transparansi Masih Diuji: LMKN Salurkan Dana UPA ke LMK CNS Sebesar Rp47 Juta

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) bersama Lembaga...

Indonesia Borong 3 Emas dan 1 Perak di Astana 2026 World Boccia Cup

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO — Tim Boccia Indonesia kembali menorehkan prestasi...

Royalti yang Tak Kunjung Tiba: Ketika Musik Menghidupi Industri, Tapi Penciptanya Masih Menunggu

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Setiap hari jutaan lagu diputar di Indonesia,mengalun...

Era Baru Persija Bersama Shin Tae-yong

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO — Persija Jakarta resmi membuka babak baru...