Pada ISS 2025, GSI resmi memperkenalkan dua program utama untuk tahun 2026, yakni Geothermal Youth League U-14 dan Geothermal League 2026.
Ketua GSI, Carson Hakama, menjelaskan bahwa Geothermal Youth League U-14 akan menjadi kompetisi usia muda berskala nasional yang digelar dengan sistem liga di kabupaten dan kota yang memiliki wilayah kerja panas bumi.
“Kami akan berkolaborasi dengan Kemenpora dan Asosiasi Pembina Sepakbola Usia Muda Seluruh Indonesia (APSUMSI) dalam penyelenggaraan liga ini. Para juara wilayah nantinya akan bertanding di Gelora Bung Karno untuk pertandingan final,” ujar Carson Hakama.
Program ini tidak hanya menargetkan pembinaan usia muda, tetapi juga membuka peluang pemberian beasiswa bagi pemain terbaik melalui inisiatif Program Bapak Asuh Geothermal.
Skema tersebut dirancang untuk mempersiapkan bakat-bakat muda potensial agar dapat berkembang menjadi pemain nasional di masa depan.
Selain kompetisi usia muda, GSI juga akan kembali menggelar Geothermal League 2026, yaitu kompetisi antar-pemangku kepentingan industri panas bumi.
Turnamen ini bertujuan mempererat hubungan antara perusahaan panas bumi, pekerja industri, hingga penyedia jasa pendukung sektor geothermal.
Menurut GSI, keberadaan liga ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana komunikasi strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-stakeholder energi hijau.
Semakin kuatnya ikatan di antara para pelaku industri diyakini akan berdampak positif pada percepatan pengembangan pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia.


