Standar akuntabilitas lembaga manajemen kolektif (CMO) antarnegara untuk mencegah kebocoran royalti.
“Indonesia tidak ingin para pencipta hanya jadi penonton di tengah revolusi digital. Mereka harus menjadi bagian dari sistem yang adil dan modern,” tegas Yasmon.
Arah Baru Kerja Sama ASEAN
Dalam forum AWGIPC ke-77, para delegasi negara ASEAN juga membahas strategi menghadapi perubahan cepat di bidang kekayaan intelektual, termasuk penggunaan kecerdasan buatan, lisensi digital lintas negara, dan perlindungan data kreator di dunia maya.
Indonesia berharap, dukungan penuh dari ASEAN akan menjadi pondasi kuat untuk memperjuangkan kesepakatan global di WIPO. “ASEAN memiliki posisi strategis untuk menjadi suara bersama dari negara-negara berkembang dalam pembentukan aturan global hak cipta digital,” kata Yasmon.
Bali Jadi Tuan Rumah Berikutnya
Sebagai bentuk komitmen lanjutan, Indonesia akan menjadi tuan rumah AWGIPC ke-78 di Bali pada April 2026. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi regional dan membangun visi bersama menuju sistem royalti musik yang inklusif dan berkeadilan.
“Bali akan menjadi panggung bagi masa depan industri musik yang lebih transparan dan manusiawi,” tutup Yasmon optimistis.|Foto : Istimewa


