Pelatihan MLKS, lanjut Robet, sebagai langkah awal dalam meningkatkan kompetensi SDM kesejahteraan sosial yang bergerak di lembaga kesejahteraan sosial.
“Pekerja sosial mendapat pengetahuan tentang bagaimana mengelola lembaga kesejahteraan sosial. Memperkuat struktur dan tata kelola lembaga agar lebih akuntabel,” tegas Robet.
Para peserta pelatihan MLKS, mengharapkan pelatihan ini tidak berhenti pada upaya meningkatkan kompetensi teknis, melainkan dirancang guna memupuk solidaritas, kebersamaan, dan empati bagi para pekerja sosial dalam menangani berbagai masalah kesejahteraan sosial.
“Memperkuat kapasitas SDM. Mempererat sinergi. Fondasi moral yang saling menguatkan. Menyatukan kita dalam perjuangan bersama, dan kebersamaan ini adalah ruang yang memastikan tidak ada yang berjuang sendirian,” ujar Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Eddie Karsito, yang didaulat menjadi Koordinator Peserta Pelatihan MLKS Tahun 2026 ini.

Acara Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial (MLKS) ditutup dengan observasi lapangan dengan mengunjungi Panti Asuhan Yayasan Al-Ikhlas Kayuringin Kota Bekasi Jawa Barat.


