Setidaknya ada 4 insitusi perflman yang direncanakan akan berkantor di situ, antara lain Badan Sensor Film (berubah menjadi Lembaga Sensor Film), Dewan Film Nasional (berubah menjadi Badan Pertimbangan Perfilman Indonesia / BP2N, Direktorat Film, dan bahkan Sinematek Indonesia, tetapi berbeda dengan Sinematek Indonesia yang ada di Gedung PPHUI).
Direktorat Film, BP2N dan LSF pernah menempati Gedung tersebut, dan kemudian pindah karena Gedung tersebut kemudian menjadi aset Kemenparekraf. Namun beberapa organisasi perfilman yang disebutkan di atas sampai saat ini masih ada. (hw)


