JAKARTA, TERMINALNEWS.CO — Tim putra Jakarta LavAni Livin’ Transmedia berhasil menjuarai Proliga 2026 setelah mengalahkan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1 (25-22, 25-20, 18-25, 25-22) pada leg kedua Grand Final yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026) malam.
Kemenangan ini menjadi momen kebangkitan bagi LavAni yang dalam dua musim terakhir harus merelakan gelar juara. Pada musim 2026, tim berjuluk “The Blue Force” itu tampil konsisten hingga akhirnya kembali mengangkat trofi Proliga.
Sejak awal pertandingan, LavAni langsung menurunkan komposisi terbaiknya dengan mengandalkan Dio Zulfikri, Hendra Kurniawan, Boy Arnes, Taylor Sander, Georg Grozer, serta libero Prasojo. Sementara Bhayangkara Presisi mengandalkan kekuatan Rendy Tamamilang, Nizar Zulfikar, Martin Atanasov, dan Bardia Saadat.
Set pertama berlangsung ketat sejak awal. Bhayangkara Presisi sempat memimpin 12-11, namun LavAni mampu menyamakan kedudukan melalui permainan konsisten Boy Arnes hingga skor 15-15. Pertarungan semakin sengit saat memasuki poin-poin krusial.
Meski pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran, sempat mengambil time-out, LavAni tetap mampu menjaga momentum. Serangan tajam Grozer dan rekan-rekannya membawa LavAni mengamankan set pertama dengan skor 25-22.
Memasuki set kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Kedua tim saling kejar angka sejak awal hingga kedudukan 10-10. LavAni mulai menunjukkan dominasi lewat blok rapat dan serangan efektif yang membuat Bhayangkara kesulitan mengembangkan permainan. Keunggulan 18-16 menjadi titik balik bagi LavAni untuk menutup set kedua dengan skor 25-20.


